
STROBAN – Sebagian pengendara merasa mobil boros selama bulan Ramadhan. Indikatornya sederhana: jarak tempuh terasa lebih pendek dengan jumlah bensin yang sama. Hal ini tidak sepenuhnya sugesti para pemilik mobil, ada faktor teknis yang memang membuat mobil lebih boros saat puasa. Simak penjelasan berikut.
Pertama, durasi idle lebih lama. Banyak pengendara menyalakan mesin sambil menunggu waktu berbuka di dalam mobil dengan AC menyala. Saat mesin idle, bensin tetap terbakar meski mobil tidak bergerak. Dalam 10–15 menit saja, konsumsi bahan bakar sudah terpakai tanpa menghasilkan jarak tempuh.
Kedua, kemacetan menjelang buka puasa. Pola stop-and-go membuat mesin bekerja tidak stabil. Akselerasi berulang membutuhkan suplai bahan bakar lebih besar dibandingkan kecepatan konstan di jalan tol.
Ketiga, penggunaan AC lebih intensif. Cuaca panas dan kondisi puasa membuat pengemudi cenderung mengatur suhu lebih dingin dan blower lebih tinggi. Kompresor AC mengambil tenaga dari mesin, dan itu berarti konsumsi BBM ikut naik.
Keempat, beban kendaraan meningkat. Aktivitas berbuka bersama atau perjalanan sore hari sering membuat mobil membawa lebih banyak penumpang atau barang. Semakin berat beban, semakin besar energi yang dibutuhkan. Mobil populer seperti Toyota Avanza atau Honda Brio tetap efisien, tetapi mesin akan tetap bekerja sesuai beban dan kondisi operasional.
Selain faktor penggunaan, kondisi teknis kendaraan juga berperan. Filter udara kotor, busi aus, atau throttle body penuh karbon dapat memperparah konsumsi BBM saat lalu lintas padat. Solusinya bukan sekadar mengurangi AC atau menyalahkan kualitas bensin. Lakukan pengecekan ringan sebelum Ramadhan: bersihkan throttle body, cek tekanan angin ban, pastikan filter udara bersih, dan hindari idle terlalu lama.
FAQ :
Apakah AC membuat mobil lebih boros?
Ya. Kompresor AC mengambil tenaga mesin sehingga konsumsi BBM meningkat, terutama saat macet.
Apakah memanaskan mobil lama bikin boros?
Pemanasan terlalu lama saat idle memang menghabiskan bahan bakar tanpa manfaat signifikan pada mobil modern.
Pastikan sistem pembakaran dan AC dalam kondisi optimal sebelum Ramadhan agar konsumsi BBM tetap efisien meski aktivitas meningkat.
Baca Juga :
Mudik Pakai Mobil Tua ? Ini Risiko yang Harus Kamu Antisipasi
